Mempertahankan Keseimbangan

Bumi ini memang telah tua, alam telah berubah. Tetapi tampaknya banyak yang belum menyadari bahwa demi memenuhi gaya hidup dan konsumsinya, manusia telah mempercepat laju kerusakan. Keseimbangan bumi terancam akibat kerakusan yang menekan dan menghilangkan sistem pertahanan bumi seperti ekosistem dan eksistensi iklim yang seimbang. Tantangan global, seperti perubahan iklim, terus dinegosiasikan, ironinya di negara-negara berkembang seperti Indonesia, modalitas kemajuannya masih bertumpu pada sumber daya yang ekspoitatif yang memicu pupusnya keanekaragaman hayati, termasuk drastisnya kepunahan spesies penting untuk mempertahankan keseimbangan. Padahal sumber daya hayati perlu dipertahankan dan dimanfaatkan secara bekelanjutan untuk menopang keseimbangan dan modal utama bagi pembangunan berkelanjutan. Buku ini tidak hanya mengetengahkan fakta, namun juga menawarkan solusi pada tingkat kebijakan pemerintah hingga pada tataran kearifan dan etika agama dalam upaya mempertahankan kehidupan di bumi untuk keberlanjutan kehidupan.

Komentar:

Dr. Fachruddin Mangunjaya’s book grounds itself in today’s real environmental challenges, such as climate change, and offers a rich description of tangible measures that are being enacted now in the present in order to address environmental crisis and concern.  Dr. Mangunjaya’s own extensive experience as a local, national and global leader on environmental issues in fields of education and outreach, as well as management and policy, give a first-person to this thought-provoking presentation.  Drawing on a career of cutting-edge research and reflection on interfaith environmental ethics, especially Muslim thought and practice, Dr. Mangunjaya’s call for a moral commitment to the well-being of the biosphere carries a crucial message that bridges boundaries of nation, politics and religions worldwide.

Dr. Anna M. Gade, Ph.D.
Vilas Distinguished Achievement Professor
Gaylord Nelson Institute for Environmental Studies
University of Wisconsin-Madison, U.S.A

Buku yang berjudul “Mempertahankan Kesimbangan” ini sangat potensial mengajak pembaca dari berbagai pemangku kepentingan untuk selalu mempunyai komitmen menjaga planet bumi ini, termasuk upaya melakukan penanaman pohon. Karena pohon adalah sebagai sumber kehidupan bagi semua mahluk hidup di dunia, tidak terkecuali manusia. Implikasi dari kerusakan lingkungan sangat serius bagi kehidupan manusia dan mahluk lain. Ancaman banjir, tanah longsor, kekurangan air (drought), hancurnya ekosistem, kebakaran hutan dan sebagainya, dapat mengancam kehidupan manusia dan mahluk lain.”
–Prof. Dr. Herman Hidayat, Peneliti LIPI

Equilibrium, i’tidal atau keseimbangan adalah state of the art dari alam jagat raya ini. Manusia harus mematutkan diri ketika bermukim di dalamnya. Suatu pembahasan yang sangat penting dan perlu yang disampaikan dengan cermat, tepat dan padat oleh penulis buku ini. Tentu saja buku ini hebat karena Fachruddin Mangunjaya adalah ilmuwan, praktisi dan aktivis serta pencinta lingkungan; kapabilitas dan kompetensinya terasa begitu menakjubkan sepanjang paparan yang penuh argumentasi. Journey lover adalah kekhususan Fachruddin Mangunjaya sehingga membaca buku ini tak ubahnya sebuah rekreasi yang menyenangkan. Selamat membaca.
–Tuan Guru H Hasanain Juwaini,MA, Pondok Pesantren Nurul Haramain, Lombok Penerima Magsaysay Award.

” A really comprehensive book about the challenges in Indonesia and around the world in preserving the planet we have in the face of economic growth and Climate change. Balance and spirituality will lead us to protect the planet we love.”
—Suzy Hutomo, CEO The Body Shop

BUY/ BELI: KONTAK

LIHAT JUGA: BOOKS